Teknik Spray and Pray, Bisakah Jadi Solusi Fotografer Pemula?


Teknik spray and pray dalam fotografi sebenarnya banyak digunakan orang, namun mereka kebanyakkan tidak mengerti nama teknik yang mereka gunakan. Spray dan pray sendiri sebenarnya bukan istilah dalam dunia fotografi saja. Istilah ini juga biasa dipakai dalam dunia militer, tepatnya untuk meledakkan sesuatu. Namun spray dan pray yang akan dibahas kali ini adalah salah satu teknik yang dapat diimplementasikan dalam pengambilan suatu karya foto.





Teknik ini digadang-gadang menjadi teknik yang biasa digunakan oleh fotografer pemula sampai menengah. Memang benar seperti yang kita ketahui, ketika mempelajari fotografi akan ada tingkatan masing-masing. Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda ketika memahami ilmu yang baru. Ada yang baru saja terjun ke dunia fotografi langsung bisa melambung ke tingkatan ekspert, juga ada yang membutuhkan waktu yang cukup lama mempelajari fotografi. Hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor yang cukup kompleks.





Pada artikel ini akan mengetahui kesimpulan apakah benar bahwa adanya teknik ini cocok untuk pemula. Namun sebelumnya akan dijelaskan terlebih dahulu apa itu teknik spray dan pray untuk menambah pengetahuan.





Pengertian Teknik Spray dan Pray





Teknik spray dan pray menurut sumber adalah teknik yang mirip dengan teknik grip dan rip. Nantinya ada akan mengatur mode kecepatan mengambil gambar sehingga didapatkan beberapa gambar sekaligus dalam satu kali menekan tombol. Memotret gambar pada umumnya hanya mendapatkan satu kali gambar untuk satu kali menekan tombol shoot.





Namun teknik ini akan membuat Anda mendapatkan beberapa gambar sekaligus walaupun hanya satu kali menekan tombol shutter. Tentu saja ada teknik atau cara tersendiri supaya kamera memiliki mode ini dan bisa didapatkan gambar dengan teknik ini. 





Fotografer memiliki alasan untuk menggunakan teknik ini. Di atas telah dijelaskan bahwasanya biasanya fotografer pemula sampai menengah lah yang paling sering menggunakan teknik ini. Teknik ini biasa digunakan untuk mendapatkan gambar terbaik dalam peristiwa yang bergerak. Misalnya saja ada fotografer yang ingin memotret kuda yang sedang berlari. Rasanya akan sulit untuk mendapatkan gambar sesempurna mungkin, karenanya digunakan teknik fotografi ini. 





Istilah sempurna disini memberi artian berupa gambar yang tidak blur, memiliki kombinasi warna yang baik, jernih, dan kriteria-kriteria gambar yang baik lainnya. 





Cara Melakukan Teknik Spray and Pray





Sangatlah mudah untuk melakukan teknik ini bahkan untuk menjelaskannya pun tidak diperlukan numbering atau listing. Anda akan mengaktifkan mode shutter speed di kamera. Masing-masing kamera memiliki letak fitur yang berbeda untuk bisa menemukan mode ini, Anda bisa mengecek menu di dalam layar atau salah satu tombolnya.





Setelah mode ini aktif, maka Anda hanya perlu menekan satu kali tombol shoot dan mendapatkan beberapa gambar sekaligus dalam beberapa detik yang telah diatur sebelumnya. Benar sekali, sebelumnya Anda akan mengatur durasi waktu pengambilan foto. Setiap kamera akan memiliki opsi durasi waktu yang berbeda-beda. Ternyata sangat mudah untuk melakukan teknik ini bukan? 





Kesimpulan Tentang Teknik Ini





Kesimpulannya adalah teknik spray and pray sangatlah cocok untuk pemula. Tidak hanya pemula saja, mereka yang berada di kelas menengah hingga yang expert pun kadangkala akan membutuhkan teknik ini. Sebab hampir semua yang ada dunia di dunia ini bisa dijadikan objek fotografi, baik benda yang bergerak maupun yang tidak bergerak. 





Objek yang bergerak akan lebih mudah diambil gambarnya jika menggunakan teknik ini. Apalagi kecepatan bergerak dari objek tersebut sangatlah tinggi, pasti akan sangat dibutuhkan teknik yang satu ini. Kini Anda sudah bisa mencoba sendiri bagaimana melakukan teknik ini. Jika Anda kesulitan menemukan mode shutter speed ini, maka bisa dibuka kembali buku panduan kamera yang Anda miliki.